Rabu, 20 November 2013

Proyek Menulis Novel THE ARCHITECT & THE BANKER


DivaPress Mencari 2(dua) penulis untuk novel dengan judul:
  • THE ARCHITECT
  • THE BANKER

Syarat-syarat Proyek Menulis THE ARCHITECT & THE BANKER:

  • Mampu menyelesaikan novel setebal 180-220 hlm, A4, spasi 2, TNR dalam waktu 4 bulan
  • Bersedia menandatangani surat pernyataan kesanggupan bermaterai
  • Tokoh diutamakan berdasarkan true story seorang arsitek maupun bankir (silakan melakukan riset mendalam) Tokoh utama berusia antara 25-30 tahun (young adult)
  • Tidak sedang mengikuti proyek menulis lainnya dari pihak mana pun


Ketentuan:
  • Kirim outline, sinopsis, dan sampel 1 bab ke: deteensmail@gmail.com, ditunggu sampai 25 November 2013, pukul 11.00 WIB.
  • Diharapkan mencantumkan sumber riset untuk tokoh yang akan dipakai dalam novel tersebut (lebih baik jika penulis dapat kontak langsung dengan yang bersangkutan bahkan melihat kehidupan sehari-harinya)
  • Proses penulisan per bab akan diawasi penuh oleh mentor #KampusFiksi

Redaksi akan memilih masing-masing 1 untuk penawaran calon novel THE BANKER dan THE ARCHITECT paling keren dan akan dihubungi via email.


Sumber: https://www.facebook.com/notes/penerbit-diva-press/proyek-menulis-tema-profesi-bagian-2/631898460185275

Lomba, Bukan untuk Mencari Juara



Sejak saya melakukan transformasi, mengalihfungsikan Taman Bacaan Pribadi saya menjadi sebuah rumah baca untuk warga, banyak ide menggeliat dalam benak saya. Kesemuanya terfokus pada upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat, terutama anak-anak di lingkungan saya, sebuah kompleks perumahan menengah di pinggiran kota Bandung, dengan berbagai kemajemukan sosial ekonomi di dalamnya.  

Saya memulai langkah awal dengan mengadakan sebuah kegiatan, semacam lomba kecil-kecilan dengan tujuan untuk memperkenalkan secara luar Rumah Baca yang saya buka untuk umum ini, agar ke depannya banyak pembaca yang mau memanfaatkan waktu dengan membaca koleksi di Rumah Baca yang saya beri nama Rumah Baca Pustaka Ilmu (RBPI). Apalagi belakangan saya juga membuka pintu donasi untuk siapa saja yang peduli dan mau berbagi menghibahkan atau sekedar menitipkan buku-buku layak baca di RBPI, dan kenyataannya membuat saya membelalakan mata lebar-lebar. Kepedulian itu rupanya masih sangat tinggi. Buktinya, dari beberapa penerbit yang saya hubungi, hampir 75% berkenan menyumbangkan buku-buku terbitannya. Belum lagi teman sesama penulis, pemerhati baca, juga komunitas baca yang memang selalu menyalurkan CSR dari perusahaan-perusahaan.Saya sudah mempersiapkan kegiatan lomba.

 

Dan yang membuat saya salut,   warga sekitar pun menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan donasi dalam bentuk apa saja : uang, Piala, produk, merchandise, dan sebagainya untuk men-support kegiatan lomba yang akan diadakan Minggu, 24 November 2013. Lomba yang akan digelar dalam rangka memperingati tahun Baru Hijriyah dan Hari Pahlawan ini ialah Lomba Mewarnai, Story Telling, dan Baca Puisi. Masing-masing untuk kategri TK, SD dan SMP.
Kegiatan ini bukan untuk mencari calon juara. Meskipun kelak pemenang mendapatkan predikat dan piala serta hadiah-hadiah hiburan, tetapi tujuan paling utama ialah melatih anak-anak agar berani tampil di depan publik, dan berani mengekspresikan bakat dan kemampuan mereka, sehingga kreativitasnya bisa dikembangkan lebih baik.



Semoga kegiatan ini lancar pada hari H-nya, dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan minat baca masyarakat, terutama anak-anak.

Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada penerbit : Diva Press, Plot Point, Mizan, Tobuk Gramaedia PVJ, Seke Laundry, Tupperware Bandung, Sofia Shoes, Iwa Mas, juga sahabat-sahabat yang telah mendukung acara ini : Mbak Nenny Makmun, Petra Shandi, Toko Emas Rafly, Pak Detje, Om Broy, Pak Dartiwan, juga para relawan : Agus Iskandar, Lidya, Sucita, Elly, Indah, Wie, Faisal, Adra, Winda. Tak lupa pada Pak Rt 03/21 & Pak RW 21.

salam...

KESAN ULTAH KINOMEDIA WRITER ACADEMY




LANGKAH AWAL MENUJU SUKSES


Setahun yang lalu sebuah naskah remaja karya saya berhasil menembus penerbit mayor melalui mediasi Kinomedia Writer Academy (KWA). Wah senangnya bukan main! Selain mendapatkan honor, novel perdana saya pun terbit. Saya pun semakin banyak dikenal orang dan mulai diperhitungkan sebagai penulis.
Sejak saat itu pula semangat saya semakin menggebu. Apalagi Bang Novanka Raja, Mbak Riri Ansar dan beberapa tim Kinomedia lainnya selalu menyebarkan spirit melalui postingan-postingan inspiratif mereka di grup. Rasanya tak sabar untuk kembali menerbitkan karya melalui KWA.
Di KWA juga saya mengenal teman-teman baru. Ada Hardy Zhu, Mitha Juniar, Alvian, Sherina Salsabila, dan masih banyak teman lainnya dari seluruh pelosok tanah air. Saya juga mengajak teman-teman penulis lain bergabung di grup keren ini untuk menerbitkan karya. Sebut saja Mbak Endang SSN, Mbak Nenny Makmun, Petra Shandi, dan Eric Keroncong Protol yang pada akhirnya berkiprah dan memulai karier kepenulisan mereka melalui KWA. Seru, menyenangkan sekali rasanya bisa berkarya bersama sahabat dalam satu wadah.
Saya salut dengan penulis-penulis KWA. Mereka tidak terlalu mengutamakan materi dan popularitas. Bagi mereka, menciptakan karya yang berguna untuk masyarakat, itu jauh lebih penting dan memuaskan ketimbang honor ataupun ketenaran. Saya semakin sadar bahwa kualitas karya itu tidak diukur dari banyaknya buku yang terjual, tetapi manfaat yang diberikan buku itu bagi pembacanya. Kalian juga pasti setuju kan?
Oh iya, selain novel-novel yang terbit di penerbit mayor yang bekerjasama dengan KWA itu laku keras di pasaran, banyak juga lho yang sudah dibuatkan film! Salah satunya ialah ‘Air Mata Terakhir Bunda’ yang mendulang sukses dan menyedot banyak sekali penonton. Kalau lihat promo-promonya di wall grup, pengin banget rasanya, suatu hari nanti karya saya bisa difilmkan seperti itu. Amin…
Saya mungkin jarang mengomentari atau ikut diskusi di grup, tetapi saya selalu rajin membaca postingan-postingan Bang Novanka Raja yang berisi motivasi dan tips menulis. Juga tips-tips dan diskusi lain dari penulis-penulis kenamaan di KWA. Ingin sekali sebenarnya saya bertandang ke base camp Kino di Tangerang untuk menimba ilmu dan pengalaman dari mereka. Tapi saya belum punya waktu liburan yang pas untuk ke sana. Maklum, saya bekerja full time sebagai karyawan sebuah perusahaan swasta yang waktu liburnya terbatas.
Adalah Petra Shandi, teman baik saya yang pernah main ke base camp KWA. Wah mendengar ceritanya, membuat saya semakin iri saja. Petra bisa mengenal semua kru KWA yang tidak pelit berbagi ilmu dan pengalaman mereka. Bukan saja tentang dunia menulis, tetapi juga penerbitan, talk show, dan lain-lain. Sedangkan saya baru bisa ngobrol via BBM saja. Itu pun kadang ragu karena takut mengganggu waktu mereka. Semoga suatu hari nanti saya bisa ke sana. Amin…
Untuk teman-teman yang belum bergabung dengan grup ini, ayo joint! Tidak akan rugi kok! Malahan kalian untung bisa dapat ilmu banyak, teman-teman baru, dan kesempatan untuk menerbitkan karya di penerbit mayor! Kalau pernah mendengar gosip tentang Bang Novanka Raja yang galak (peace, Bang J!), jangan terlalu dihiraukan. Bukan galak sih, sebenarnya, melainkan tegas, karena Bang Novanka ingin kita sebagai penulis selalu disiplin dan mengikuti aturan supaya bisa menghasilkan karya terbaik. Betul kan, Bang?
Satu hal lagi, untuk menjadi penulis itu harus memiliki kesabaran ekstra. Saat kita sudah menyelesaikan sebuah karya dan mengirimkannya ke Kinomedia, kita hanya perlu konfirmasi apakah naskahnya sudah sampai atau belum. Di email kita juga sudah ada sebenarnya jawaban dari auto responden-nya KWA. Tapi kalau ragu ya sekali-kali bertanya boleh-lah. Asal, jangan keseringan bertanya tentang nasib naskah, kapan terbit (kalau sudah di-acc) atau kenapa naskahmu ditolak, yang hanya akan membuat pengurus KWA jengkel karena sebetulnya semua informasi penting biasanya diposting di grup. Jadi rajin-rajinlah mengecek grup, bila perlu atur notifikasi facebook-mu agar selalu mendapat info postingan terbaru.
Kinomedia benar-benar bisa menjadi jembatan untuk karier menulis. Buktinya saya. Novel kedua dan ketiga saya bisa dilirik dan di-acc penerbit lain karena novel sebelumnya yang terbit di Zettu, buah campur tangan KWA, cukup laku dan bisa diterima di masyarakat. Ini menjadi kredit point buat kita yang ingin karyanya diterbitkan penerbit manapun. Pengalaman menulis dan menerbitkan karya di Kino bisa menjadi langkah awal menuju kesuksesan. Belum lagi novel duet saya dengan Petra Shandi yang juga di-acc di Kino kini tinggal menunggu terbit. Wah, semakin banyak karya yang bermunculan sejak saya mengenal Kinomedia Writer Academy ini. Semangat yang tak pernah mati, dan menciptakan karya yang selalu hidup, kini menjadi motto hidup saya. Terima kasih sekali untuk Kinomedia.
Dan, di ulang tahun KWA yang kedua ini, izinkan saya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun, semoga semakin berjaya, selalu konsisten dalam mencetak karya-karya hebat, dan bisa melahirkan penulis-penulis kenamaan di tanah air. Saya berharap bisa terus menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan KWA. Saya tak akan pernah berhenti berkarya meskipun kelak banyak novel saya yang difilmkan (ngarep banget! Amin, semoga sesumbar ini menjadi doa…).
Terima kasih Bang Novanka raja, Mbak Riri Ansar, Mpok Mercy Sitanggang, Admin Kino yang invisible dan rahhassiaa… juga semua sahabat yang tergabung di KWA. Yok berkarya demi kemajuan bangsa tercinta. Indonesia.
Salam…

Kamis, 14 November 2013

Menyantuni Anak Yatim pada 10 Muharram 1435 H

Tahun Baru Hijriyah selalu dirayakan dengan berbagai kegiatan Islami seperti tabligh akbar dan pengajian-pengajian. Adakalanya tradisi lain juga turut memeriahkan malam pergantian tahun baru Islam itu, seperti pawai obor dan karnaval keliling kampung.

Perayaan dan penghormatan terhadap kedatangan tahun baru Hijriyah sering masih berlanjut hingga sepuluh hari ke depannya. Di daerah-daerah bahkan banyak digelar acara wirid, pembagian makanan sampai acara-acara ritual tradisi yang kerapkali dianggap bid'ah. Namun terlepas dari itu semua, apapun kegiatan umat yang mengatasnamakan kebahagiaan akan datangnya tahun baru menunjukkan adanya semangat baru dalam berukhuwah dan silaturahmi untuk meningkatkan  keimanan dan ketaqwaan.



Pada setiap tanggal 9 dan 10 Muharram biasanya kaum muslim menjalankan ibadah puasa sunnah. Pada tanggal 10 Muharram pun mereka memberikan sedekah, terutama kepada para anak yatim, karena tanggal 10 Muharram ini dipercaya sebagai lebarannya anak yatim.




Seperti yang dilakukan ibu-ibu dan warga Margaasih yang membagikan makanan dan angpau (sedekah uang) untuk anak-anak yatim yang ada di sekitar Desa Margaasih. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi (agenda rutin) warga dan terutama ibu-ibu pengajian setiap tahunnya. Apalagi tahun ini, keberadaan Rumah Baca Pustaka Ilmu di tengah-tengah warga bisa menjadi motor penggerak dan wadah untuk penyaluran santunan-santuan rutin, termasuk di luar bulan Muharram pun.

Sangat mengahrukan saat melihat bagaimana anak-anak yatim itu tersenyum saat orang-orang memberi mereka santunan, lalu mengusap kepala mereka satu persatu. Seolah mereka merasakan siraman kasih sayang dari orangtua mereka yang telah tiada.

Semoga kita semua senantiasa diberkahi umur panjang dan rezeki yang cukup sehingga bisa terus berbagi setiap waktu kepada mereka yang membutuhkan.

Lihat Videonya di sini :





Rabu, 13 November 2013

Berbagi Apapun yang Kamu bisa Bagi

Senyum itu Ibadah, karena memberikan senyum saja sudah bernilai sedekah. Petuah orangtua itulah yang selalu saya ingat sejak kecil. Karenanya saya tak pernah lepas tersenyum saat berpapasan dengan orang lain. Terutama teman atau tetangga yang jelas-jelas kenal dengan kita.

Yeah, apa lagi yang bisa kita bagikan saat sesuatu untuk dibagi saja tidak ada. Dalam keadaan lapang maupun sempit, ajaran agama mengajarkan kepada kita untuk tetap bersedekah. Apapun itu bentuknya. Bahkan kebaikan kecil saja, yang kita sangka tak akan memberi manfaat apapun bagi orang lain, ternyata bisa berimbas kebaikan yang berlipat-lipat manfaatnya.

Contoh gampangnya saja, saat melakukan interaksi di dunia maya, tiba-tiba ada postingan orang yang membutuhkan bantuan atau mengajak orang untuk mendonasikan sesuatu untuk sebuah komunitas atau membantu orang lain yang sedang ditimpa musibah, maka kita yang misalkan saja tidak bisa turut membantu langsung, bisa berpartisipasi dengan membagikan info tersebut kepada orang lain. Dan nyatanya, semakin banyak info itu tersebar dan dibaca orang lain, maka semakin banyak juga bantuan yang akan terkumpul.

Jadi, apa yang sudah Kamu share hari ini kepada orang lain?
Bagikan apa yang kamu bisa berikan kepada dunia : informasi penting tentang keadaan lingkungan, lalu lintas, ajakan untuk melakukan go green, dan masih banyak lagi.

salam
ka

Rabu, 30 Oktober 2013

Temu Penulis : Asyik Banyak Ilmu




oleh : Fathulaidi
(Relawan Rumah Baca Pustaka Ilmu)

Pada Minggu, 27 Oktober lalu, para relawan Rumah Baca Pustaka Ilmu (RBPI) berkesempatan bertemu dengan seorang penulis best seller, yaitu Mbak Aida Ahmad. Dengan jamuan yang sederhana, beliau berkenan hadir dalam kegiatan yang tidak formal itu.

Tentunya banyak sekali ilmu yang relawan dapat. Mulai dari tips menulis secara teknis sampai trik tembus penerbit. Mbak Aida, panggilan akrab beliau, adalah penulis tetap Penerbit Bentang. “Gebrak vakum!” kata mbak Aida. Maksudnya keluarlah dari hal yang biasa. Buatlah sesuatu yang berbeda. “Sebenarnya menulis itu mudah. Kata-kata itu mengalir dengan sendirinya,” jawab mbak Aida menanggapi pertanyaan Elly, salah seorang relawan.






Ada tiga tips pokok yang diberikan oleh penulis yang baru saja meluncurkan  buku berjudul “Ketika Cinta Harus Pergi” ini. Pertama, Carilah ilmu di manapun dan dari sipapun dan segera mulai menulis. Kedua, bergabung dengan komunitas menulis yang memberikan motivasi untuk terus berkarnya. Ketiga, tetaplah menulis dan terus melakukan perbaikan.
Mudah-mudahan pertemuan dan semua ilmu dapat menjadikan para penulis pemula-relawan- lebih termotivasi untuk segera melahirkan karya yang berkualitas dan berkontribusi untuk masyarakat, lebih giat berkampanye “Cinta Nulis, Cinta Baca.” [Fathulaidi]

Senin, 21 Oktober 2013

FAMILY GATHERING


ALAM WISATA CIMAHI (AWC)


 20 Oktober 2013

Cape tapi Seru


Di Gerbang Mini Golf
Mengikuti Family Gathering yang diadakan oleh perusahaan tentu menjadi sesuatu yang ditunggu. Apalagi untuk anak-anak dan keluarga yang memang termasuk jarang sekali pergi tamasya (heuheu... istilahnya meni jadul ginih!).

Namun sebagai peserta gathering sekaligus juga panitia (ditunjuk jadi seksih acara itu, hemh... rada-rada abot juga!) hari H menjadi tanggal penting yang tidak akan pernah dilupakan. Masalahnya, segala persiapan sudah tentu menjadi agenda wajib bagi panitia. Kesuksesan acara adalah segalanya.

Pemilihan lokasi merupakan hal sangat penting. Setelah melalui berbagai seleksi dan pertimbangan, Alam Wisata Cimahi menjadi pilihan terbaik. Tour keluarga karyawan yang terdiri dari seluruh karyawan PT. Sinar Sosro Kantor pusat Jawa Barat Selamat, beserta keluarga adalah hal yang sudah lama tidak dilakukan. terakhir tahun 2005 ke lokasi wisata Paku Haji yang juga berada di Cimahi.

Salah satu sudut AWC


Sebagai seksi acara yang juga didaulat menjadi MC, saya agak keteter membagi waktu antara mengatur acara sambil menahan anak-anak supaya tidak nyebur dulu ke kolam renang (heu heu...). Berkali-kali anak-anak (pasukan kunyit, naik panggung dan ikut-ikutan jadi pengatur acara, hiahhh)

Undian Door Prize

Joget Cesar


Meskipun tidak terlalu banyak hiburan (yg penting ada Cesar-nya), tapi semua karyawan puas karena semuanya kebagian hadiah. Tapi... jangan tanya aku kebagian door prize apa ya, xixi... tidak sesuai harapan soalnya!

Bersama Sahabat Senasib (dapat Panci, xixi)

Ibu-ibu juga mau eksis



Air di kolam renang tidak terlalu dingin. Segar pokoknya. Bersih dan aman untuk anak-anak dan keluarga.






Kolam Renang Keluarga

Banyak wahana yang bisa dikunjungi. Ada kandang Rusa, kandang kelinci, kandang Kambing, Kandang Kura-kura, Wahana Tarzan, juga ada Jembatan Goyang.

Jembatan Goyang

 Saat kaki berpijak ke jembatan goyang ini, selusuh badan jembatan spontan bergoyang. Kaki sampai gemetaran karenanya. Anak-anak berteriak saking serunya.


Flying Fox


Buat yang suka tantangan, kalian juga bisa naik Flying Fox dengan ketinggian yang bisa bikin bulu kuduk kalian meremang... hiyyyy... jauhh banget lho... Liat aja video-nya di sini...

Nah, kalau kalian penasaran dengan Alam Wisata Cimahi, datang aja ke sini ya. Pasti puas.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Wajah Cemong spesial untuk 17 Agustus 2013


Wajah anak-anak yang pagi tadi cantik dan ganteng, tiba-tiba menjadi cemong-cemong saat menjelang siang. Wah, kenapa ya?
Rupanya kecap yang dicampur dengan tepung terigu menjadi cairan penyebab wajah mereka belepotan.

Pada acara peringatan HUT RI ke 68 di RW 21 Desa Margaasih, anak-anak antusias mengikuti berbagai kegiatabn lomba khas 17 Agustusan. Ada lomba makan kerupuk, menangkap belut, memasukkan paku ke dalam botol, dan banyak lagi. Yang paling mereka sukai tentu saja lomba menggigit koin yang ditancapkan pada kulit jeruk bali, ataupun pepaya. Tapi, eit, tidak semudah itu mereka bisa menggigit dan membawa koin hasilk buruannya. Ada tantangan yang harus mereka lewati.

Anak-anak yang akan mengikuti lomba menggigit koin,hanya boleh melakukannya dengan gigi dan mulut saja. Tangan mereka diikat dengan karet dan di belakang punggung. Pepaya yang digantung dan ditancapi koin itupun dilumuri oli yang terbuat dari kecap dan campuran tepung terigu dengan uang. Itulah kenapa wajah mereka menjadi belepotan setelah mengikuti lomba ini.

Wah ternyata susah juga mendapatkan koin, karena selain tertancap cukup dalam, pepaya yang digantung itu selalu bergoyang setiap kali peserta yang mengerubutinya menggerakkan kepala mereka untuk menggigit koin incaran. Xixi, lucu melihat wajah anak-anak ini.

Tapi di akhir acara semua anak merasa senang karena koin yang mereka dapatkan cukup banyak. Lumayan buat jajan siang ini. Apalagi 17 Agustus kali ini masih dalam suasana lebaran. Itung-itung dapat angpau tambahan deh... hehe

Bagaimana keseruan acara 17 Agustusan di daerahmu?
Yok kita lestarikan kegiatan seperti ini agar anak-anak memiliki kenangan indah dan makna yang dalam tentang kemerdekaan.

merdeka!
ka

Selasa, 23 Juli 2013

Resolusi dalam Hati

Ngumpet ...

Tahun ini sengaja aku sembunyikan tanggal ultahku di akun facebook, juga nggak pasang status yang berkaitan dengan miladku ini. Bukan apa-apa, aku lagi agak malas aja melihat pergerakan mundur angka umurku. Bukan tidak bersyukur atas nikmat dan karunia yang Tuhan berikan. Hanya saja, aku merasa sudah tidak penting lagi berapa umurku sekarang, tapi berapa banyak yang sudah aku lakukan selama setahun kemarin ini. Dan apa rencanaku ke depan. Sekalian, aku pengin ngetes teman-teman mana saja yang masih ingat dengan tanggal ultahku.

Mengingat dan merayakan hari ulang tahun memang tidak ada salahnya. Tapi yang lebih penting ialah kita bisa bermuhasabah diri, melakukan instropeksi diri atas apa saja yang sudah kita lakukan  sejauh ini. Dan yang tak kalah pentingnya ialah mempersiapkan sebuah resolusi.

Resolusiku apa ya...
Yup... sudah disimpan di dalam hati dan buku khusus. Nggak di sini ah, kan katanya nggak perlu diworo-woro sembarangan. 
Semoga tercapai... aminnn

Sabtu, 22 Juni 2013

Novel Kedua : My Lovely Beetle

 Judul : My Lovely Beetle 
(Lima Metamorfosa, Satu Hati Penuh Cinta)
Penerbit : Plot Point
ISBN : 9786029481396
Rp. 48.000,-

Sinopsis :
Diputusin dan dibuat tersesat di tengah hutan, sudah cukup membuat Yuki memasukkan nama Abimanyu ke dalam daftar hitam di hidupnya. Namun, siapa sangka ulah Abimayu ini membuat Yuki, Vey, Indri, Nola, dan Nadia bertemu dengan cowok yang punya nama sama dengan pemain bola dari Brazil, Kaka.

Nama boleh mirip dengan Kaka si pemain bola, tapi urusan hobi mereka beda. Kaka versi Yuki and cs ini mereka temui di tengah sawah, dan hobinya mengoleksi kumbang. Unik dan menarik! Nggak heran kalau Yuki dan empat sahabatnya ini siap bersaing memperebutkan hati Kaka dengan menjadikan kumbang sebagai taruhan cinta.

Ini kali pertama persahabatan mereka berubah menjadi persaingan. Ini kali pertama kelima cewek itu terpikat dengan satu cowok yang sama. Kehadiran Kaka membuat metamorfosis persahabatan kelima cewek ini tak sesempurna metamorfosis kumbang koleksinya.

Ini kisah mereka. Kisah persahabatan dan cinta yang dipertemukan di tengah alam bebas. Juga tentang kegalauan Yuki di tengah-tengah dua kumbang jantan dalam hidupnya.

Kisah renyah tentang cinta dan persahabatan Ɣªήğ akan membuatmu senyum-senyum sendiri saking asyiknya.

Dapatkan novelnya di Toko Buku Gramedia dan Togamas di kotamu, Online bookstore langgananmu, atau bisa order langsung ke penulisnya.